BREAKING NEWS
latest

728x90

Ads

468x60

header-ad

Fokus Mingguan

Slider
Tampilkan postingan dengan label NABIRE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NABIRE. Tampilkan semua postingan

Gubernur Papua Lantik Mesak-Ismail Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire


SUARA.NABIRE – Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.I.P., M.H., resmi melantik Mesak Magai, S.Sos, M.Si. dan Ismail Jamaludin, menjadi Bupati dan Wakil Bupati Nabire untuk masa bakti 2020 hingga 2024 pada hari Senin (08/11/2021), di Lukmen Hall Gedung Negara, Dok V Atas, Kota Jayapura, Papua.

Dalam arahannya Enembe berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Nabire terpilih agar ke depannya tidak ragu untuk terus berkonsultasi dengan Gubernur Papua. "Manfaatkanlah peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah, hal ini adalah amanat Konstitusi," ujar Enembe.

Enembe juga mengucapkan selamat kepada Mesak Magai, S.Sos., M.Si. dan Ismail Djamaludin yang telah dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire.

"Laksanakanlah kepercayaan yang telah diberikan oleh Tuhan dan juga kepercayaan yang telah diberikan oleh tanah ini dan masyarakat Nabire kepada kalian," demikian pesan Gubernur Papua, Lukas Enembe, S.I.P., M.H. 

Pantauan awak media hadir dalam pelantikan tersebut Kabinda Papua, Mayjen TNI Abdul Haris Napoleon, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K, M.Si., Pamen Ahli Bidang Hukum dan Humaniter Pangdam XVII/Cenderawasih, Kolonel ARH Riksawan Ardhianto, Perwakilan Kejaksaan Tinggi Papua, Jhon Ilef Malamasam.

Turut hadir pula Ketua MRP Provinsi Papua, Timotius Murib, Wakil Ketua II DPR Papua, Edoardus Kaize, S.Si., Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesra Setda Provinsi Papua, Muhammad Musaad, Perwakilan Lantamal X Jayapura, Letkol (Laut) Djunaedi, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Nabire, H. Mohamad Iskandar, SP., Sekda Kabupaten Nabire, Daniel Maipon, Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, Dandim 1705/Nabire, Letkol Inf. Anjuanda Pardosi, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Nabire, Muhammad Risal, beserta para SKPD di lingkungan Provinsi Papua dan Ketua Tim PKK Provinsi Papua Yulce Wenda Enembe. (Red)

Editor: Da'i Tonchi Numberi

Serah Terima Jabatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nabire

SUARA.NABIRE - Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas II B Nabire berlangsung pada hari Jumat (05/11/21), Pukul 14.15 Wit, di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Nabire, Papua.

Syahruddin Pulungan, SH., selaku Plt. Kalapas Kelas II B Nabire yang lama digantikan oleh Manuel Yenusi, S.Sos., dimana serah terima Kalapas tersebut merupakan kebutuhan Organisasi dimana pejabat lama akan melaksanakan persiapan Purna Bhakti pada tanggal 01 Desember 2021.

Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Papua, Antonius Ayorbaba, SH. MH., Kapolres Nabire, AKBP. I Ketut Suarnaya, S.I.K., S.H., Dandim 1705/ Nabire yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Prihatin, SE., Kepala Kejaksaan Negeri Nabire yang diwakiki Plt. Kasi Pidum Mohammad. Fiddin SH., Ketua Pengadilan Negeri Nabire yang diwakiki Wakil ketua Rudy Setyawan, SH., dan Kapolsek Nabire Kota, AKP Erol Sudrajat, SH. MH., serta Wadanyon Batalyon C Pelopor Nabire, AKP Soeparmanto, SH

Turut hadir pula KPLP Lapas Kelas II B Nabire, Para Kasi Lapas Kelas II B Nabire, dan Para Kasubsi Lapas Kelas II B Nabire beserta seluruh Anggota Lapas Kelas IIB dan para Ibu Dharma Wanita.

Pantauan awak media, prosesi serah terima jabatan Kalapas Kelas IIB Nabire tersebut juga dilanjutkan dengan penandatanganan memori Sertijab serta penyerahan memori Sertijab dan aklamasi serah terima.

Adapun Sertijab tersebut berlangsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan berakhir pada Pukul 15. 20 Wit. (Red)

Editor: Ika Putri

Jaga Kebersihan, Sejumlah Pedagang Kaki Lima Bersihkan Sampah di Pantai Nabire

SUARA.NABIRE - Sejumlah pedagang asongan atau pedagang kaki lima yang berjualan di pantai Nabire melaksanakan pembersihan dan pengangkatan sampah di sekitar lokasi pantai Nabire, pada Minggu (5/09/21)

Menuru
t salah satu kordinator yang sering berjualan di Pantai Nabire, Dedy Ari Cipta, bahwa kegiatan pembersihan tersebut sudah menjadi rutinitas mereka setiap hari minggu mengingat kegiatan tersebut dilakukan karena ia dan rekan sesama pedagang lainnya punya rasa memiliki

"Kami juga merasa berterima kasih kepada pemerintah daerah karena telah mengisinkan kami untuk berjualan ditempat ini, oleh sebab itu kami juga harus menjaga kebesihan pantai Nabire, karena kalau tempat ini terjaga kebersihannya, kita bisa enak berjualan dan orang juga senang untuk datang ke sini," tutur Dedy.

Dirinya menambahkan bahwa lokasi pantai Nabire atau yang dulunya sering disebit "Pantai MAF" ini juga merupakan ikon kota Nabire yang harus dijaga kebersihannya bersama, agar tetap indah dan selalu ramai dikunjungi oleh semua kalangan wisatawan lokal maupun yang datang dari luar Nabire untuk berfoto atau melaksanakan kegiatan lainnya.
Dedy Ari Cipta (Koordinator Pedagang)

Kepada semua pengunjung serta warga masyarakat Nabire yang sering datang dan berkunjung ke pantai Nabire, Dedy berpesan agar tidak membuang sampah sembarangan ke patai atau ke laut karena akan merusak keindahan dan mengotori pantai

"Mari kita jaga bersama, kebersihan dan keindahan pantai Nabire ini. Bagi yang sering membeli jajanan minuman dalam botol-botol plastik untuk tidak membuang sampah bekas minuman sembarangan karena akan mencemari dan mengotori pantai ini," tutur Dedy

Ditempat yang sama, Sri wahyuni (24 tahun), warga Kalibobo, sangat mengapresiasi kegiatan pembersihan pantai Nabire yang dilakukan oleh para pedagang Kaki lima tersebut

"Jujur saya sangat salut dan juga mengapresiasi hal ini menjadi satu nilai positif bagi kita warga Nabire untuk mari kita jaga bersama kebersihan pantai ini. Saya berharap ke depannya bagi pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat melihat hal ini dengan lebih serius lagi menata pantai Nabire menjadi bagus lagi," ungkap Sri kepada awak media

Tak lupa Sri berharap kepada pemerintah daerah, agar ke depannya bangunan - bangunan di pantai Nabire yang terlihat sudah rusak dan kelihatan kumuh dapat segera diperbaiki dan difungsikan kembali, sehingga objek wisata yang berada ditengah kota tersebut bisa mendatangkan PAD bagi Nabire dan menjadi aikon kota Nabire.

"Kalau bisa pantai Nabire ini harus dijaga oleh aparat keamanan, khususnya dari kepolisian. Karena sering kali dijadikan tempat mabuk bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab," pungkas Sri Wahyuni (Red)

Editor: Da'i Tonci Numberi

Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter Berkibar di Kabupaten Nabire, Sambut HUT RI ke-76

SUARA.NABIRE - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke - 76 di Kabupaten Nabire, dilaksanakan pembentangan Bendera Merah Putih raksasa dengan panjang 1000 meter (seribu meter) di Pantai Manase, Jln. Martha Tiahahu, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua, pada Senin (16/08/21), Pukul 14.00 WIT

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Air Terjun Bihewa BFC bersama All Comunity Nabire yang di kordinir langsung oleh Reyner Windesi, dengan melibatkan Forkopimda beserta elemen masyarakat Nabire yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam pembentangan, Penjabat Bupati kabupaten Nabire: dr. Anton Mote, Kapolres Nabire: AKBP I Ketut Suarnaya, S.H., S.I.K., Wadir Pam Obvit: AKBP Kariawan Barus SH., SIK., MH., Dandim 1705 Nabire: LETKOL Inf. A. Juanda Pardosi, S.H., M.H., Ketua Gugus Tugas Covid-19 Nabire: Viktor Vun, beserta para Pejabat Polres dan Kodim, serta Komunitas Intelijen jajaran Kabupaten Nabire dan Lembaga Adat Nabire dan Gabungan komunitas Nabire.

Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Mote, pada momen tersebut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh komunitas dan masyarakat yang sudah terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dalam menjelang HUT RI ke-76 tahun 2021 di kabupaten Nabire.

"Mari kita dukung atas terselenggaranya kegiatan ini serta mari kita jaga keutuhan dan kecintaan kita terhadap NKRI," demikian ucap dokter Mote selaku PJ Bupati Kabupaten Nabire.

Ditempat yang sama, Wadir Pam Obvit Polda Papua, AKBP Kariawan Barus SH., SIK., MH., dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang sudah mendukung terlaksananya pembentangan Bendera Merah Putih sepanjang 1000 meter tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, dengan hadirnya kita disini menjadi bukti bahwa Kita mempunyai semangat bersama untuk memeriahkan hari kemerdekaan RI yang ke 76 di Kab. Nabire. Mari kita pupuk Kebersamaan kita di kabupaten Nabire serta tanamkan cinta kita terhadap keutuhan NKRI," demikian ungkap Kariawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Nabire.

Masih di lokasi yang sama, Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya SH., SIK, pada kesempatan itu mengatakan bahwa kegiatanpembentangan bendera merah putih raksasa tersebut sangat positif, sehingga dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme di setiap hati masing-masing kalangan dan lapisan elemen masyarakat yang tergabung dalam komunitas terhadap kecintaan kepada NKRI khususnya di Kabupaten Nabire.

"Saya berharap giat ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan selalu mentaati protokol kesehatan pada masa pandemi ini," demikian pungkas Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya SH., SIK.

Pantauan Awak media ini sekitar Pukul 17.30 WIT pembentangan Bendera Merah putih sepanjang 1000 (seribu) meter di bibir pantai Menase mulai dilakukan dengan bantuan segenap Forkopimda dan Komunitas serta lapisan masyarakat sebanyak kurang lebih 200 orang, dan berakhir sekitar pukul 18.00 WIT dengan situasi aman dan terkendali. (Red)

Editor: Yubelince Pekey

Penyambutan Kapolres Nabire Yang Baru dengan Prosesi Injak Piring

SUARA.NABIRE - Kapolres Nabire yang baru, AKBP I Ketut Suarnaya SH, SIK., tiba di Bandar Udara Douw Aturure Nabire yang langsung disambut dengan prosesi tarian adat Papua dan pengalungan bunga kepada Kapolres Nabire yang baru dari Kapolres lama dan dilanjutkan dengan prosesi injak piring, pada Minggu (15/08/2021)

Adapun prosesi injak piring dilakukan saat Kapolres Nabire AKBP Ketut bersama Ketua Pengurus Bhayangkari Cabang Nabire Ny. Putri Ketut Suarnaya turun dari pesawat.

Turut hadir dalam penjemputan AKBP Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H., Pj. Bupati Nabire dr. Anton T Mote, Dandim 1705 Nabire Letkol Inf. Anjuanda Pardosi SE., M.Si, Kajari Muhamad Rizal S.H., M.H., Komandan Batalyon (Danyon) 753/AVT Nabire, Dan Den Zipur 12/OHH Nabire, Waka Polres, Para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Perwira Polres Nabire serta Pengurus Bhayangkari Cabang Nabire.

Pantauan awak media penjemputan tersebut dilakukan sesuai protokol kesehatan agar bisa menghindari penyebaran virus Covid-19 yang masih terjadi Kabupaten Nabire. (Red)

Editor: Ika Putri

Kepala Kejaksaan Negeri Nabire Disuntik Vaksin Covid-19 Bersama 27 Pegawai Kejari Nabire

SUARA.NABIRE - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire, Muhammad Rizal, SH., MH., menerima suntikan Vaksin Covid-19 sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, pada Jumat (9/04/21), di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Jalan Merdeka No.50 Nabire, Papua.

Kajari Nabire beserta 27 pegawai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire melaksanakan vaksinasi perdana bersamaan dengan 36 orang pegawai dari kantor Pengadilan Negeri Nabire.

"Hari ini kami Kejari Nabire mendapatkan jatah dari Pemerintah Daerah untuk melakukan vaksin, yang kebetulan berbarengan dengan kantor Pengadilan Negeri Nabire. Jadi serentak dua instansi yang dilaksanakan pada hari ini," demikian jelas Kajari Rizal ketika ditemui awak media ini

Kepada awak media Rizal membeberkan bahwa dari total kurang lebih 27 pegawai Kejari Nabire, yang sudah mendaftar untuk divaksin kurang lebih 80 persen. "Dan kami tetap akan memaksimalkan semua pegawai untuk wajib mengikuti vaksin," jelasnya.

Ditambahkan Rizal bahwa pihaknya sudah menghimbau agar semua pegawai wajib melaksanakan vaksin, dan pada umumnya semua pegawai sudah menyatakan bersedia.

"Ini adalah tahap perdana vaksinasi untuk Kejari Nabire, tentu beberapa hari lagi akan diagendakan untuk tahap kedua. Dan sebagai program Nasional, maka tentu kami di daerah harus mendukung penuh program pemerintah terkait dengan pelaksanaan vaksinasi ini," ungkap Rizal.

Usai disuntik vaksin, Rizal menghimbau agar seluruh masyararakat khusus di Kabupaten Nabire agar tidak perlu takut untuk ikut melaksanakan vaksinasi dikarenakan sudah memiliki persyaratan ijin dari BPOM.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Saya mengimbau segera untuk melaksanakan vaksin ini sebagai bentuk pencegahan penularan Virus Covid-19 dan untuk memutus rantai penularan Covid-19, selain tetap menerapkan Protokol Kesehatan, dilakukannya pemberian Vaksin Covid-19 untuk meningkatkan antibodi tubuh," pesan Rizal

Menutup penjelasannya, Rizal berharap kegiatan vaksinasi tersebut tidak berhenti dan tidak hanya menjadi sebatas program saja, tetapi nantinya akan berlanjut kepada masyarakat secara massal.

"Karena ini bukan lagi menjadi kebutuhan orang per orang tetapi sudah menjadi kebutuhan massal untuk semua warga, terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak mudah terserang Covid-19, maka harapan kami ini tidak berhenti dan tidak hanya menjadi sebatas program saja, tetapi nantinya akan berlanjut kepada masyarakat secara massal," demikian tutup Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Muhammad Rizal, SH., MH. (red)

GALERI FOTO:



Pengadilan Negeri Nabire Gelar Vaksinasi Perdana, Total 36 Pegawai Disuntik Vaksin

SUARA.NABIRE - Dalam rangka meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire, kantor Pengadilan Negeri (PN) Nabire menggelar vaksinasi perdana, pada Jumat (9/04/21).

Kepala Pengadilan Negeri Nabire, Cita Savitri, S.H., M.H., kepada awak media ini mengatakan bahwa beberapa bulan yang lalu pihaknya sudah memasukkan seluruh identitas Pegawai Pengadilan Negeri Nabire untuk dilakukan vaksin. "Namun baru dua hari yang lalu kemudian direspon dan ternyata dilaksanakan pada hari ini," terang Savitri

Ditambahkan Savitri bahwa untuk vaksinasi perdana tersebut, seluruh pegawai Pengadilan Negeri Nabire merespon positif dan berkenan hadir untuk disuntik vaksin.

"Dari 36 Pegawai yang ada di Pengadilan Negeri Nabire, pada hari ini kami semua datang untuk merespon vaksinasi ini," ungkapnya.


Cita Savitri, S.H., M.H. (Kepala PN Nabire)

Ketika dikonfirmasi awak media terkait dengan adanya sanksi kepada pegawai yang menolak untuk di vaksin, Savitri mengatakan bahwa pihaknya tidak memberikan sanksi namun sebelumnya dilakukan sosialisasi dan himbauan tentang manfaat vaksinasi.

"Kami hanya menerangkan manfaat dari vaksin karena kami sebagai pimpinan sudah terlebih dulu di vaksin, sehingga kami memberikan pengarahan dan masukan agar mereka dapat mengerti pentingnya divaksin. Bukti nyata hari ini semua pegawai Pengadilan Negeri Nabire hadir untuk merespon vaksinasi ini dengan positif," demikian ungkap Savitri.

Pantauan awak media, kegiatan vaksinasi tersebut berlangsung aman serta dilakukan bersamaan dengan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire yang bertempat di Aula kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Jalan Merdeka No.50 Nabire, Papua. (Red)

Petunjuk Interaksi Dengan Hiu Paus di Taman Nasional Teluk Cenderawasih Nabire


SUARA.NABIRE - Hiu paus atau biasa disebutkan dengan "Whale Shark", adalah jenis hiu terbesar yang panjangnya bisa mencapai 14 meter dan dapat mencapai usia lebih dari 100 tahun.

Kita tahu bersama bahwa di kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih, Whale Shark sering muncul ke permukaan dan berinteraksi dengan manusia. Ikan ini sangat jinak dan tidak takut dengan manusia. Mereka biasa muncul di sekitar bagan tempat menangkap ikan teri.

Singkatnya, ikan Hiu Paus di kawasan Teluk Cenderawasih bisa dipanggil dengan melempar ikan teri ke dalam laut. Biasanya mereka muncul beberapa ekor dan langsung menyembul kepermukaan laut, sembari membuka mulut dan menampung teri yang dilemparkan nelayan dari bagan.

Meski bertubuh besar, jenis hiu paus yang berada di kawasan Teluk Cenderawasih tidak berperilaku agresif dan tidak menghindari kontak dengan manusia.

Namun, hal ini bukan berarti kita bisa memperlakukan mereka seenaknya. Saya melihat bahwa banyak para pelaku wisata dan wisatawan yang mengabaikan aturan berenang bersama hiu paus tersebut.

Bagi saya, sebenarnya bukan ide yang baik untuk berenang bersama dengan makhluk laut ini sejauh kita tidak memahami aturan interaksi bersama spesies ikan terbesar di dunia ini.

Di media sosial pun banyak ditemukan postingan foto wisatawan atau penyelam yang berenang bersama hiu paus tetapi mereka menyalahi aturan. Bahkan diantara mereka ada yang menyentuh serta menunggangi punggung ikan besar ini.

Sekali lagi, memang sangat disayangkan masih banyak pengunjung atau para pelaku wisata dan wisatawan yang mengabaikan aturan berenang bersama hiu paus ini.

Petunjuk Interaksi
Dalam berinteraksi dengan hiu paus, seyogyanya semua pihak dapat mengetahui teknik dan cara yang tepat agar keberlangsungan hidup hiu paus tetap terpelihara dengan baik.

Nah, apa saja petunjuk yang perlu kita perhatikan bersama jika ingin berenang dan bertemu hiu paus tanpa mengganggu dan melukai mereka?

Petunjuk ini sangat penting diketahui untuk menjaga keamanan dan keselamatan hiu paus dan juga penyelam di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih

Berikut saya akan membagikan petunjuk atau cara-cara berinteraksi dengan hiu paus, yaitu sebagai berikut:

Pertama. Bagi para Pemandu, saya sarankan agar harus melakukan briefing singkat kurang lebih 10-15 menit, agar bisa menjelaskan seperti apa karakter hiu paus.

Kedua. Snorkeler (perenang/pengunjung di laut) setidaknya harus memperhatikan dengan seksama sehingga bisa mengikuti instruksi pemandu

Ketiga. Snorkeler harus menjaga jarak untuk memberi ruang kepada hiu paus, kurang lebih 2 meter dari tubuh hiu dan 3 meter dari ekornya.

Keempat. Durasi berinteraksi dengan hiu paus maksimal 60 menit untuk setiap grup.

Kelima. Penggunaan kamera diperbolehkan, tetapi tanpa flash.

Keenam. Sangat dilarang menyentuh ataupun menunggangi hiu paus.

Ketujuh. Dilarang mengeluarkan suara keras.

Kedelapan. Penggunaan scuba dibatasi. Maksimal 2 pengguna scuba dalam 1 grup. Namun, lebih disarankan untuk tidak menggunakan scuba.

Kesembilan. Satu grup terdiri satu orang pemandu dan maksimal 6 orang peserta.

Kesepuluh. Perahu harus ditambatkan di bagan pada sisi yang telah ditentukan dalam kondisi mesin mati.

Kesebelas. Hanya boleh ada 1 perahu dengan 1 grup per bagan.

Keduabelas. Kecepatan perahu menuju bagan maksimal 10 knot dalam jarak 1 kilometer dan 2 knot dalam jarak 50 meter dari bagan dan 20 meter dari hiu paus.

Ketigabelas. Snorkeler harus masuk ke air setenang mungkin.

Tentu saja masih banyak lagi petunjuk yang musti diketahui. Namun dengan keterbatasan yang ada, setidaknya saya hanya bisa memberikan 13 petunjuk ini sebagai dasar bagi siapa saja yang ingin berkunjung dan melihat Hius Paus di Taman Nasional Teluk Cenderawasih.

Akhirulkalam, mari kita semua menjaga kelangsungan hidup Hiu paus (whale shark) ini, karena ikan ini termasuk salah satu potensi wisata yang diandalkan di Taman Nasional Teluk Cenderawasih. Dan yang terpenting adalah terdapat garansi untuk kemunculan ikan terbesar ini setiap hari sepanjang tahun.

Salam Nusantara,
Oleh: Aristoteles Wambrauw, ST
(Penyelam dan Pegiat Wisata)

GALERI FOTO



(Foto: Aris Wambrauw)


(Foto: Aris Wambrauw)


(Foto: Aris Wambrauw)

Ikatan Pemuda Flobamora Nabire (IPFN) Galang Bantuan Dana Untuk Korban Banjir NTT

 SUARA.NABIRE - Ikatan Pemuda Flobamora Kabupaten Nabire (IPFN) melaksanakan aksi penggalangan dana untuk korban banjir di NTT yang dipusatkan pada beberapa titik utama jantung kota Nabire, mulai dari lampu merah Kusuma FC, Tugu Cendrawasih dan lampu merah Pantai Nabire. 

Aksi penggalangan dana mulai dilaksanakan pada hari Rabu (7/04/21) dan direncanakan berakhir pada hari Sabtu (10/04/21), yang mana dalam kegiatan tersebut IPFN juga melibatkan komunitas dari Trip Gunung Darat Laut.

Kepada awak media ini, Ketua IPFN, Alfredo Manek, yang akrab disapa Bung Apeng, mengatakan bahwa kegiatan tersebut terlaksana atas inisiatif Pemuda dan Pemudi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada di Nabire.

"Kegitan penggalangan dana ini akan kami lakukan selama 3 hari, yang berlangsung mulai hari Rabu dan direncanakan berakhir pada hari Sabtu," ucap bung Apeng

Angota IPFN

Bung Apeng juga menambahkan bahwa untuk hari terakhir yang jatuh pada hari Sabtu nanti, agendanya akan dipusatkan di Caffe BT. 

"Disana kami akan melakukan Bazar musik yang melibatkan penyanyi-penyanyi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang ada di Kabupaten Nabire, serta penyanyi-penyanyi lokal Nabire, dan sekalian dana yang kami dapat pada kegiatan penggalangan dana akan kami serahkan kepada kerukunan," terang Bung Apeng. 

Dijelaskan Bung Apeng bahwa nantinya Kerukunan akan menyalurkan dana tersebut langsung kepada saudara-saudara yang terkena musibah bencana alam di Nusa Tenggara Timur melalui Posko resmi tanggap Bencana alam Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bung Apeng (Ketua IPFN)

Ditempat yang sama, Wakil Ketua IPFN, Gerson Laleb, menambahkan bahwa penggalangan dana bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas dan sangat penting dilakukan untuk membantu para korban yang terdampak. Dengan mematuhi protokol kesehatan memakai masker kami turun ke jalan.

“Dengan penggalangan donasi untuk Rakyat NTT ini, setidaknya mampu meringankan beban korban yang terkena bencana," beber Bung Gerson (sapaan akrab)

Lebih lanjut bung Gerson menegaskan bahwa hasil penggalangan dana akan terlebih dahulu dikumpulkan dan nantinya akan disalurkan ke posko resmi milik pemerintah NTT.

"Sekali lagi Terimakasih tak tak terhingga bagi warga Nabire, Polres Nabire, serta simpatisan yang telah menyumbangkan sebagian rejekinya, pedulinya dan tenanganya kepada warga di NTT, Tuhan memberkati kita semua," tutup bung Gerson mewakili seluruh anggota Ikatan Pemuda Flobamora Kabupaten Nabire. (Red)

Redaktur: Ika Putri

PT. PLN Cabang Nabire Akan Berikan Stimulus Listrik Periode April – Juni 2021


SUARA.NABIRE - Sesuai keputusan Pemerintah terkait dengan perlindungan sosial di tengah pandemi Covid-19, maka PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero siap memberikan stimulus listrik pada periode bulan April – Juni 2021.

“Stimulus ini adalah bantuan Pemerintah kepada masyarakat yang berdampak ditengah pandemi Covid-19,” demikian ungkap General Manager (GM) PT PLN Cabang Nabire, Robert Rumsaur di Nabire, pada Rabu (07/04/2021).

Dijelaskan Robert bahwa penerima stimulus listrik dengan skema perpanjangan diskon diantaranya adalah pelanggan subsidi dari masyarakat kurang mampu, yakni pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA. "Tujuannya adalah untuk meringankan beban masyarakat. Khususnya berkategori ekonomi lemah dan pemberiannya harus tepat sasaran," terang  Robert

Robert menambahkan bahwa stimulus sudah diberikan pemerintah sejak maret 2020 silam selama setahun ditengah pandemi hingga maret 2021, khususnya daya 450 VA untuk rumah tangga. Sehingga, pelanggan di Nabire yang mendapatkan gratis pembayaran selama satu Tahun sebanyak kurang lebih 4.000 ribu pelanggan.

"Penerima manfaaf terdiri dari dua jenis yakni yang memiliki meteran lama pasca bayar dan meteran baru pra bayar. teknis pembagian bantuan dalam bentuk stimulus yakni jika meteran lama, maka otomatis ketika rekening baru terbitkan otomatis langsung nihil," jelas Robert.

Sementara untuk listrik prabayar, kata Robert, diberikan berupa token gratis yang disiapkan oleh PLN. Pelanggan tinggal mengambil di kantor layanan. “Pemerintah melihat bantuan masih dibutuhkan masyarakat sehingga memperpanjang selama tiga bulan,” jelasnya.

Kendati demikian, menurut Robert terdapat presentase berbeda dalam pemberian untuk toga bulan ke depan. yakni untuk pelanggan 450 VA yang tadinya gratis hanya diberikan 50%. Untuk pelanggan 900 VA yang sebelumnya mendapat diskon 50%. di april sampai juni 2021 triwulan kedua mendapatkan diskon 20%.

"Misalkan daya 450 VA ketika rekening tagihan diterbitkan sebesar Rp 50.000, maka setelah di sistem otomatis menjadi Rp 25.000 dari diskon 50%. Jadi gratis yang dimaksud adalah 50%, kalau Tahun lalu memang tanpa biaya sama sekali," bebernya

Kepada pelanggan PLN di Nabire, Robert berharap agar bisa memanfaatkan bantuan pemerintah dengan baik. Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk ikut memelihara asset Negara khususnya PLN atau kelistrikan, yakni tagihan rekening lintrik jangan sampai menunggak terupata meter lama atau pasca bayar. Selain itu, jangan sampai terjadi pencurian aliran listrik sebab tentunta akan merugikan Negara.

“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan. Juga harus rutin membayar dan tidak sampai menggunakan aliran secara illegal,” harap Rumsaur.

Pada tempat terpisah, salah satu pelanggan PLN di Kampung Bumi Raya, Sumarno, berterima kasih kepada bantuan yang diterima melalui pemberian gratis listrik. Ia mengakuh selama setahun hampir tidak membayar tagihan listriknya. (Red)

Redaktur: Tonchi Numberi

Ibadah Paskah GKI Sion Kampung Harapan Nabire: "Yesus Telah Bangkit"

SUARA.NABIRE - Ibadah Perayaan Paskah pada Jemaat GKI Sion Kampung Harapan, Nabire, berlangsung aman dan penuh hikmat, dengan mengusung tema: "Yesus Telah Bangkit" (Markus 16:6b).

Adapun sub tema Ibadah Paskah pertama ini adalah "Kebangkitan Yesus Kristus menyatakan Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi semua orang" (Roma 8:28)

Pdt. P Bisay, S.Si., Th., dalam khotbahnya pada ibadah pagi, Pukul 09.00 WIT, menegaskan bahwa momen Kebangkitan Kristus haruslah diyakini melalui kebenaran dalam setiap perbuatan Jemaat, mulai dari berpikir, berucap dan bertingkah laku

Pendeta Bisay juga menegaskan bahwa Kebangkitan Kristus sesungguhnya membuktikan keselamatan yang nyata dan benar bagi orang percaya. 

"Jika Kristus tidak bangkit, maka sia-sialah semua iman percaya kita," demikian ucap Pendeta Bisay.

Adapun pelaksanaan ibadah Paskah pertama di GKI Sion Kampung Harapan dilakukan dalam tiga sesion dengan waktu yang berbeda, yakni: Pukul 05.30 WIT dipimpin oleh Pdt. M Amasaman, S.Th., Pukul 09.00 WIT dipimpin oleh Pdt. P Bisay, S.Si., Th., dan Pukul 17.00 WIT yang dipimpin Penatua Jemaat Sion, L Lumbanturuan. (Red)

Polres Nabire Siap Amankan Perayaan Paskah dan PSU di Kabupaten

AKP Jeffri saat dialog interaktif di RRI Nabire

SUARA.NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jeffri P. Tambunan, SH, SIK., mengatakan bahwa Polres Nabire siap mengamankan perayaan Paskah di Gereja-Gereja yang masuk dalam wilayah hukum Polres Nabire yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai.

Demikian dikatakan AKP Jeffri dalam acara Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh RRI Nabire, pada hari Kamis (01/04/21) pagi.

"Kami Polres Nabire telah melakukan pembagian-pembagian atau ploting personil Polres Nabire dalam pengawasan dan pengamanan di Gereja - Gereja di wilayah hukum Polres Nabire yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai," ungkap Jeffri

Jeffri juga menambahkan bahwa saat pra dan pasca hari Raya Paskah, Polres Nabire akan meningkatkan giat patroli dan sambang ke masyarakat serta peningkatan giat razia agar masyarakat bisa melaksanakan giat ibadah dengan baik.

"Kepada seluruh masyarakat agar jangan takut dan khawatir terkait peristiwa yang terjadi di Makasar dan Jakarta, Polres Nabire hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat kegiatan ibadah perayaan Hari Raya Paskah," demikian himbau AKP Jeffri.

Pantauan awak media, meskipun perayaan Paskah jatuh pada hari Minggu (4/04/2021) mendatang, namun rangkaian acara perayaan Pekan Suci Paskah 2021 sudah dilakukan umat Kristen Protestan dan Katolik sejak Februari 2021.

Terkait kesiapan aparat Polres Nabire menghadapi Pilkada Ulang (PSU) di Kabupaten Nabire, Jeffri mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan Cipta Kondisi (Cipkon) Sitkamtibmas di kota Nabire dan juga di beberapa Distrik, seperti Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa dengan hasil yang cukup signifikan yang dilakukan dalam pelaksanaan razia miras, sajam dan senmu.

"Untuk Sitkamtibmas Pilkada Ulang Kabupaten Nabire, Polres Nabire berharap kerja sama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat bersama-sama menjaga situasi yang aman, sejuk, damai, dan kondusif di Kabupaten Nabire," demikian ungkap Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jeffri, mewakili pihak Polres Nabire. (Red-Humas Polres Nabire)

Serahkan 150 Kg Pupuk dan Obat-Obatan, Polsek Makimi Bantu Warga Menanam Padi


SUARA.NABIRE - Polsek Makimi melaksanakan program Binmas Noken melalui kegiatan pertanian dengan membantu warga menanam padi sekaligus memberikan 100 kg pupuk jagung dan 50 kg pupuk padi beserta obat-obatan kepada Kelompok Tani di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Rabu (31/03/21).

Melalui pesan singkatnya kepada Subbag Humas Polres Nabire, Kapolsek Makimi, AKP Hendry J. Manurung, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Polsek Makimi melalui Binmas Noken adalah dengan memberikan sarana kontak berupa pupuk sebanyak 100 kg dan obat-obatan guna menunjang kegiatan pertanian tanaman jagung dari kelompok bapak Dikion Wonda yang bertempat di Kampung Legari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.

Disamping itu Binmas Noken Polsek Makimi juga memberikan bantuan berupa pupuk padi kepada saudara Dono. "Selain berikan pupuk jagung kepada kelompok bapak Dikion Wonda, kami juga serahkan pupuk jenis urea sebanyak 50 kg kepada kelompok saudara Dono yang berada di Kampung Maidey SP 3, Makimi guna menunjang kegiatan pertanian tanaman padi di lokasi binaan Polsek Makimi," beber Kapolsek Makimi, AKP Manurung.

Kapolsek Makimi menambahkan bahwa kegiatan tersebut adalah untuk membangun kerjasama antara warga dan Polri khususnya Polres Nabire, dalam hal ini Polsek makimi dalam bidang pertanian maupun peternakan dan perikanan.

"Harapan kami kepada para binaan Binmas Noken Polsek Makimi, menumbuhkan semangat dan memberikan dorongan kepada warga untuk melakukan kegiatan positif guna mendukung peningkatan kesejahteraan bagi warga," demikian tutup Kapolsek Makimi. (Red-Humas Polres Nabire)

Kapolres Nabire Minta Keterbukaan Informasi dalam Proses PSU Pilbup di Kabupaten Nabire


SUARA.NABIRE - Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus, S.H., S.I.K., M.H., meminta agar keterbukaan informasi harus dilakukan pihak penyelenggara dalam pelaksanaan pentahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Nabire. 

Demikian hal tersebut dikatakan Kariawan dalam Rapat Evaluasi Sentra Gakkumdu Kabupaten Nabire Dalam Rangka Kesiapan Menghadapi Pemungutan Suara Ulang Pilkada Bupati Nabire Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi, yang berlangsung pada Ruang Birokrasi Polri (RBP) Polres Nabire, pada Kamis (01/04/21) pagi.
 
"Yang tidak kalah pentingnya adalah mengenai Keterbukaan informasi dan Publikasi kegiatan yang telah dilakukan agar masyarakat mengetahui. Bukan menunggu masyarakat menyampaikan aspirasi baru kita memberikan informasi," tutur Kariawan

Dalam sambutannya, Kariawan juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh undangan yang telah hadir dan membeberkan bahwa Rapat Evaluasi yang berlangsung adalah untuk menyikapi hasil putusan MK tentang Pemungutan Suara Ulang (PSU) dalam Pemilihan Bupati di kabupaten Nabire 

"Terimakasih untuk rekan-rekan yang sudah hadir dalam Rapat Evaluasi hari ini. Rapat ini bertujuan untuk menyikapi hasil putusan MK tentang Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Pilkada Bupati Nabire yang sama-sama kita ketahui hanya diberikan waktu 90 hari kerja," ungkap Kariawan 

Dikatakannya pula bahwa pelaksanaan Pilkada yang sudah dilaksanakan pada waktu lalu pada dasarnya tidak terdapat kegagalan, namun dirinya meminta agar tetap harus mengevaluasi apa saja yang menjadi kekurangan sehingga bisa kembali dulakukan PSU di Kabupaten Nabire Dalam kesempatan itu Kariawan juga mengurakan tentang Persiapan dan Kesiapan pelaksanaan. 

"Dalam tahapan ini kita wajib mengikuti, mengawasi, mulai dari perencanaan, pentahapan, perekrutan dan pelaksanaan. Juga mengenai anggaran penggunaannya Sentra Gakkumdu wajib mengawasi," tegas Kariawan. 

Menutup amanatnya, Kariawan berharap agar setelah adanya rapat evaluasi tersebut, pelaksanaan tugas Sentra Gakkumdu dapat lebih baik lagi ke depan hingga adanya putusan dan pelantikan Kepala Daerah untuk Kabupaten Nabire. 

Pantauan awak media, rapat evaluasi Gakkumdu juga turut dihadiri oleh Ketua Bawaslu Nabire, Adriana Sahempa, S.PAK, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Nabire, Toto Harmiko, SH., MH, Kasat Reskrim Polres Nabire, Iptu Abdul Gani Wildan, S.E, MH., beserta Anggota Bawaslu Bidang Hukum, Yulius Nukuwo, S.IP dan Anggota Sentra Gakkumdu Kabupaten Nabire. (Red)

KM Labobar Sandar di Nabire, Terminal Penumpang Pelabuhan Laut Nabire Mulai Dioperasikan


SUARA.NABIRE - Hari ini KM.Labobar sandar untuk pertama kalinya dipelabuhan Laut Nabire pasca ditutupnya akses transportasi laut untuk jenis Kapal Putih di pelabuhan Nabire selama hampir kurang lebih 1 tahun lamanya.

Ketika ditemui oleh awak media ini, Kepala Pelabuhan Laut Nabire, Jimmy Samori, menyampaikan bahwa pada hari ini tanggal 30 Maret 2021, KM Labobar masuk perdana dan selanjutnya akan berlangsung secara rutin. 

"Selain KM labobar, nanti juga akan masuk KM. Tidar dan juga armada lainnya," tutur Jimmy

Ditambahkan Jimmy bahwa masuknya KM.Labobar juga menandai dengan mulai dioperasikannya Terminal Penumpang Pelabuhan Laut Nabire yang baru diresmikan oleh PLH Bupati Nabire pada tanggal 29 Maret 2021.

"Ini adalah ujicoba untuk melihat bagaimana kapasitas terminal penumpang dan ternyata pengamatan hari ini semua berjalan baik karena kerjasama dan dukungan semua pihak. Baik itu dari teman-teman Satpol PP dan Kepolisian dari Polres dan semua dukungan dari semua pihak, sehingga hari ini kami bisa lakukan pelayanann kepada semua masyarakat, khususnya penumpang yang berangkat dari pelabuhan Nabire," ungkap Jimmy

Jimmy mengharapkan untuk pelayanan penumpang pada jadwal pelayaran berikutnya kiranya bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib seperti pada saat ini.


Jimmy Samori (Kepala Pelabuhan Laut Nabire)

Pada kesempatan yang sama ditempat yang berbeda, M Robby Massie selaku Mualim I Km Labobar, menyampaikan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Nabire melalui, Pihak Pelabuhan Laut Nabire yang telah memberikan izin untuk Kapal Pelni Masuk ke Nabire

"Sebetulnya sejak lama kami menantikan agar Kapal-Kapal milik PT Pelni ini bisa masuk Nabire untuk melayani masyarakat di Nabire, karena Nabire ini sebagai daerah penunjang dan penyangga logistik bagi daerah lain yang satu daratan atau berdekatan dengan Nabire," tutur Robby kepada awak media NABIRE.INFO

Namun lanjut Robby, karena situasi pandemi yang mendunia, yaitu covid-19, sehingga semuanya harus mematuhi kebijakan dari setiap masing-masing daerah.


M Robby Massie (Mualim I Km Labobar)

Ketika dikonfirmasi terkait kesiapan dalam penanganan Protokol Kesehatan di dalam Kapal, Robby Massie menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sterilisasi di atas kapal, mulai dari tangga naiknya penumpang hingga ruangan yang ada di dalam kapal sehingga dapat mencegah penyebaran covid di atas kapal, baik penumpang yang baru naik maupun yang ada diatas kapal.

Dengan mulai dioperasikannya pelabuhan laut Nabire ini, tentu menjadi kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Nabire yang selama ini sangat merindukan kehadiran Kapal Putih untuk bisa bepergian, sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu penumpang KM Labobar, Pegasius Lamek Wonaway (21 Tahun).


Pegasius Lamek Wonaway (Salah Satu Penumpang KM.Labobar)

Kepada awak media ini, Pegasius menyampaikan banyak terima kasih dan juga bangga karena dengan dibukanya pelabuhan Laut Nabire maka mempermudah mereka, khusunya yang kebetulan berkuliah di Jayapura.

"Karena selama ini, kami mahasiswa merasa kesulitan untuk berangkat ke kota studi maupun yang mau balik ke Nabire," demikian tutup Pegasius Lamek Wonaway (Red)

Redaktur: Tonchi Numberi

PLH Bupati Nabire Beberkan, Pilkada 2020 Pemda Nabire Sudah Keluarkan Anggaran 56 Miliar

Daniel Maipon, S.STP (PLH Bupati Kabupaten Nabire)

SUARA.NABIRE - Daniel Maipon, S.STP., selaku PLH Bupati Kabupaten Nabire, mengingatkan bahwa untuk Pilkada tahun 2020 Pemerintah Daerah sudah mengeluarkan dana sebanyak 56 miliar. Sehingga untuk pelaksanaan PSU, pihaknya akan melakukan intervensi ulang terutama pada DPT.

Demikian hal tersebut diingatkan Daniel pada acara tatap muka dalam rangka menyikapi Putusan MK, yang juga diikuti oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yang diselenggarakan di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten Nabire, pada hari Selasa (23/3/21).

"Kami pemerintah daerah mengeluarkan dana untuk Pilkada tahun 2020 sebanyak 56 miliar. Dan saat ini MK sudah membacakan putusan untuk melakukan pemilihan ulang sehingga kami harus melakukan intervensi ulang terutama pada DPT," demikian dikatakan Daniel dalam acara tersebut.

Daniel juga mengatakan bahwa sesuai hasil kesepakatan bersama tanggal 18 Maret 2021 di Polres Nabire untuk menerima apapun putusan MK dan putusan sudah di bacakan oleh MK pada tanggal 19 Maret 2021 sehingga sampai saat ini situasi masih tetap aman kondusif.

"Pemilihan di Kabupaten Nabire harus secara langsung, tidak sistem Noken, sehingga kami berharap kepada para Tokoh dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat kita," pesannya.

Daniel menambahkan bahwa dirinya akan memerintahkan Dinas Dukcapil untuk tidak menerbitkan KTP yang bukan penduduk asli Nabire, dan siapapun Bupati yang terpilih itu lah pemimpin kita di Kab. Nabire.

Menutup amanatnya, Daniel mewakili Pemda Kabupaten Nabire meminta agar semua pihak bisa membantu untuk menjaga jalannya PSU dengan aman

"Kami Forkompinda mohon dukungan dari Bapak/Ibu untuk membantu mengawal dan menjaga jalannya PSU ini agar tetap aman, apabila ada yang membuat keributan, maka saya akan meminta kepada Bapak Kapolres dan Dandim untuk memproses," tutup Daniel Maipon, S.STP., selaku PLH Bupati Kabupaten Nabire. (Red)

Editor: Yubelince Pekey