Fokus Mingguan
Syahruddin Pulungan, SH., selaku Plt. Kalapas Kelas II B Nabire yang lama digantikan oleh Manuel Yenusi, S.Sos., dimana serah terima Kalapas tersebut merupakan kebutuhan Organisasi dimana pejabat lama akan melaksanakan persiapan Purna Bhakti pada tanggal 01 Desember 2021.
Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Ham Wilayah Papua, Antonius Ayorbaba, SH. MH., Kapolres Nabire, AKBP. I Ketut Suarnaya, S.I.K., S.H., Dandim 1705/ Nabire yang diwakili Kasdim Mayor Inf. Prihatin, SE., Kepala Kejaksaan Negeri Nabire yang diwakiki Plt. Kasi Pidum Mohammad. Fiddin SH., Ketua Pengadilan Negeri Nabire yang diwakiki Wakil ketua Rudy Setyawan, SH., dan Kapolsek Nabire Kota, AKP Erol Sudrajat, SH. MH., serta Wadanyon Batalyon C Pelopor Nabire, AKP Soeparmanto, SH
Turut hadir pula KPLP Lapas Kelas II B Nabire, Para Kasi Lapas Kelas II B Nabire, dan Para Kasubsi Lapas Kelas II B Nabire beserta seluruh Anggota Lapas Kelas IIB dan para Ibu Dharma Wanita.
Pantauan awak media, prosesi serah terima jabatan Kalapas Kelas IIB Nabire tersebut juga dilanjutkan dengan penandatanganan memori Sertijab serta penyerahan memori Sertijab dan aklamasi serah terima.
Adapun Sertijab tersebut berlangsung dengan menerapkan Protokol Kesehatan dan berakhir pada Pukul 15. 20 Wit. (Red)
Editor: Ika Putri
SUARA.NABIRE - Sejumlah pedagang asongan atau pedagang kaki lima yang berjualan di pantai Nabire melaksanakan pembersihan dan pengangkatan sampah di sekitar lokasi pantai Nabire, pada Minggu (5/09/21)Menurut salah satu kordinator yang sering berjualan di Pantai Nabire, Dedy Ari Cipta, bahwa kegiatan pembersihan tersebut sudah menjadi rutinitas mereka setiap hari minggu mengingat kegiatan tersebut dilakukan karena ia dan rekan sesama pedagang lainnya punya rasa memiliki
"Kami juga merasa berterima kasih kepada pemerintah daerah karena telah mengisinkan kami untuk berjualan ditempat ini, oleh sebab itu kami juga harus menjaga kebesihan pantai Nabire, karena kalau tempat ini terjaga kebersihannya, kita bisa enak berjualan dan orang juga senang untuk datang ke sini," tutur Dedy.
Dirinya menambahkan bahwa lokasi pantai Nabire atau yang dulunya sering disebit "Pantai MAF" ini juga merupakan ikon kota Nabire yang harus dijaga kebersihannya bersama, agar tetap indah dan selalu ramai dikunjungi oleh semua kalangan wisatawan lokal maupun yang datang dari luar Nabire untuk berfoto atau melaksanakan kegiatan lainnya.

Kepada semua pengunjung serta warga masyarakat Nabire yang sering datang dan berkunjung ke pantai Nabire, Dedy berpesan agar tidak membuang sampah sembarangan ke patai atau ke laut karena akan merusak keindahan dan mengotori pantai
"Mari kita jaga bersama, kebersihan dan keindahan pantai Nabire ini. Bagi yang sering membeli jajanan minuman dalam botol-botol plastik untuk tidak membuang sampah bekas minuman sembarangan karena akan mencemari dan mengotori pantai ini," tutur Dedy
Ditempat yang sama, Sri wahyuni (24 tahun), warga Kalibobo, sangat mengapresiasi kegiatan pembersihan pantai Nabire yang dilakukan oleh para pedagang Kaki lima tersebut
"Jujur saya sangat salut dan juga mengapresiasi hal ini menjadi satu nilai positif bagi kita warga Nabire untuk mari kita jaga bersama kebersihan pantai ini. Saya berharap ke depannya bagi pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat melihat hal ini dengan lebih serius lagi menata pantai Nabire menjadi bagus lagi," ungkap Sri kepada awak media
Tak lupa Sri berharap kepada pemerintah daerah, agar ke depannya bangunan - bangunan di pantai Nabire yang terlihat sudah rusak dan kelihatan kumuh dapat segera diperbaiki dan difungsikan kembali, sehingga objek wisata yang berada ditengah kota tersebut bisa mendatangkan PAD bagi Nabire dan menjadi aikon kota Nabire.
"Kalau bisa pantai Nabire ini harus dijaga oleh aparat keamanan, khususnya dari kepolisian. Karena sering kali dijadikan tempat mabuk bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab," pungkas Sri Wahyuni (Red)
Editor: Da'i Tonci Numberi
SUARA.NABIRE - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI Ke - 76 di Kabupaten Nabire, dilaksanakan pembentangan Bendera Merah Putih raksasa dengan panjang 1000 meter (seribu meter) di Pantai Manase, Jln. Martha Tiahahu, Kelurahan Kalibobo, Kabupaten Nabire, Papua, pada Senin (16/08/21), Pukul 14.00 WITKegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Air Terjun Bihewa BFC bersama All Comunity Nabire yang di kordinir langsung oleh Reyner Windesi, dengan melibatkan Forkopimda beserta elemen masyarakat Nabire yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
"Mari kita dukung atas terselenggaranya kegiatan ini serta mari kita jaga keutuhan dan kecintaan kita terhadap NKRI," demikian ucap dokter Mote selaku PJ Bupati Kabupaten Nabire.
Masih di lokasi yang sama, Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya SH., SIK, pada kesempatan itu mengatakan bahwa kegiatanpembentangan bendera merah putih raksasa tersebut sangat positif, sehingga dapat menumbuhkan jiwa nasionalisme di setiap hati masing-masing kalangan dan lapisan elemen masyarakat yang tergabung dalam komunitas terhadap kecintaan kepada NKRI khususnya di Kabupaten Nabire.
"Saya berharap giat ini dapat berjalan secara berkesinambungan dan selalu mentaati protokol kesehatan pada masa pandemi ini," demikian pungkas Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya SH., SIK.
Pantauan Awak media ini sekitar Pukul 17.30 WIT pembentangan Bendera Merah putih sepanjang 1000 (seribu) meter di bibir pantai Menase mulai dilakukan dengan bantuan segenap Forkopimda dan Komunitas serta lapisan masyarakat sebanyak kurang lebih 200 orang, dan berakhir sekitar pukul 18.00 WIT dengan situasi aman dan terkendali. (Red)
Editor: Yubelince Pekey
SUARA.NABIRE - Kapolres Nabire yang baru, AKBP I Ketut Suarnaya SH, SIK., tiba di Bandar Udara Douw Aturure Nabire yang langsung disambut dengan prosesi tarian adat Papua dan pengalungan bunga kepada Kapolres Nabire yang baru dari Kapolres lama dan dilanjutkan dengan prosesi injak piring, pada Minggu (15/08/2021)
SUARA.NABIRE - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nabire, Muhammad Rizal, SH., MH., menerima suntikan Vaksin Covid-19 sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19, pada Jumat (9/04/21), di Aula Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, Jalan Merdeka No.50 Nabire, Papua.
Kajari Nabire beserta 27 pegawai di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire melaksanakan vaksinasi perdana bersamaan dengan 36 orang pegawai dari kantor Pengadilan Negeri Nabire."Hari ini kami Kejari Nabire mendapatkan jatah dari Pemerintah Daerah untuk melakukan vaksin, yang kebetulan berbarengan dengan kantor Pengadilan Negeri Nabire. Jadi serentak dua instansi yang dilaksanakan pada hari ini," demikian jelas Kajari Rizal ketika ditemui awak media ini
Kepada awak media Rizal membeberkan bahwa dari total kurang lebih 27 pegawai Kejari Nabire, yang sudah mendaftar untuk divaksin kurang lebih 80 persen. "Dan kami tetap akan memaksimalkan semua pegawai untuk wajib mengikuti vaksin," jelasnya.
Ditambahkan Rizal bahwa pihaknya sudah menghimbau agar semua pegawai wajib melaksanakan vaksin, dan pada umumnya semua pegawai sudah menyatakan bersedia.
"Ini adalah tahap perdana vaksinasi untuk Kejari Nabire, tentu beberapa hari lagi akan diagendakan untuk tahap kedua. Dan sebagai program Nasional, maka tentu kami di daerah harus mendukung penuh program pemerintah terkait dengan pelaksanaan vaksinasi ini," ungkap Rizal.
Usai disuntik vaksin, Rizal menghimbau agar seluruh masyararakat khusus di Kabupaten Nabire agar tidak perlu takut untuk ikut melaksanakan vaksinasi dikarenakan sudah memiliki persyaratan ijin dari BPOM.
“Masyarakat tidak perlu khawatir. Saya mengimbau segera untuk melaksanakan vaksin ini sebagai bentuk pencegahan penularan Virus Covid-19 dan untuk memutus rantai penularan Covid-19, selain tetap menerapkan Protokol Kesehatan, dilakukannya pemberian Vaksin Covid-19 untuk meningkatkan antibodi tubuh," pesan Rizal
Menutup penjelasannya, Rizal berharap kegiatan vaksinasi tersebut tidak berhenti dan tidak hanya menjadi sebatas program saja, tetapi nantinya akan berlanjut kepada masyarakat secara massal.
"Karena ini bukan lagi menjadi kebutuhan orang per orang tetapi sudah menjadi kebutuhan massal untuk semua warga, terutama untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tidak mudah terserang Covid-19, maka harapan kami ini tidak berhenti dan tidak hanya menjadi sebatas program saja, tetapi nantinya akan berlanjut kepada masyarakat secara massal," demikian tutup Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, Muhammad Rizal, SH., MH. (red)





SUARA.NABIRE - Dalam rangka meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Nabire, kantor Pengadilan Negeri (PN) Nabire menggelar vaksinasi perdana, pada Jumat (9/04/21).


Singkatnya, ikan Hiu Paus di kawasan Teluk Cenderawasih bisa dipanggil dengan melempar ikan teri ke dalam laut. Biasanya mereka muncul beberapa ekor dan langsung menyembul kepermukaan laut, sembari membuka mulut dan menampung teri yang dilemparkan nelayan dari bagan.
Meski bertubuh besar, jenis hiu paus yang berada di kawasan Teluk Cenderawasih tidak berperilaku agresif dan tidak menghindari kontak dengan manusia.
Namun, hal ini bukan berarti kita bisa memperlakukan mereka seenaknya. Saya melihat bahwa banyak para pelaku wisata dan wisatawan yang mengabaikan aturan berenang bersama hiu paus tersebut.
Bagi saya, sebenarnya bukan ide yang baik untuk berenang bersama dengan makhluk laut ini sejauh kita tidak memahami aturan interaksi bersama spesies ikan terbesar di dunia ini.
Di media sosial pun banyak ditemukan postingan foto wisatawan atau penyelam yang berenang bersama hiu paus tetapi mereka menyalahi aturan. Bahkan diantara mereka ada yang menyentuh serta menunggangi punggung ikan besar ini.
Sekali lagi, memang sangat disayangkan masih banyak pengunjung atau para pelaku wisata dan wisatawan yang mengabaikan aturan berenang bersama hiu paus ini.
Petunjuk Interaksi
Dalam berinteraksi dengan hiu paus, seyogyanya semua pihak dapat mengetahui teknik dan cara yang tepat agar keberlangsungan hidup hiu paus tetap terpelihara dengan baik.
Nah, apa saja petunjuk yang perlu kita perhatikan bersama jika ingin berenang dan bertemu hiu paus tanpa mengganggu dan melukai mereka?
Petunjuk ini sangat penting diketahui untuk menjaga keamanan dan keselamatan hiu paus dan juga penyelam di kawasan Taman Nasional Teluk Cenderawasih
Berikut saya akan membagikan petunjuk atau cara-cara berinteraksi dengan hiu paus, yaitu sebagai berikut:
Kesembilan. Satu grup terdiri satu orang pemandu dan maksimal 6 orang peserta.
Kesepuluh. Perahu harus ditambatkan di bagan pada sisi yang telah ditentukan dalam kondisi mesin mati.
Kesebelas. Hanya boleh ada 1 perahu dengan 1 grup per bagan.
Keduabelas. Kecepatan perahu menuju bagan maksimal 10 knot dalam jarak 1 kilometer dan 2 knot dalam jarak 50 meter dari bagan dan 20 meter dari hiu paus.
Ketigabelas. Snorkeler harus masuk ke air setenang mungkin.
Akhirulkalam, mari kita semua menjaga kelangsungan hidup Hiu paus (whale shark) ini, karena ikan ini termasuk salah satu potensi wisata yang diandalkan di Taman Nasional Teluk Cenderawasih. Dan yang terpenting adalah terdapat garansi untuk kemunculan ikan terbesar ini setiap hari sepanjang tahun.
Salam Nusantara,
Oleh: Aristoteles Wambrauw, ST
(Penyelam dan Pegiat Wisata)
GALERI FOTO

(Foto: Aris Wambrauw)

(Foto: Aris Wambrauw)

(Foto: Aris Wambrauw)
SUARA.NABIRE - Ikatan Pemuda Flobamora Kabupaten Nabire (IPFN) melaksanakan aksi penggalangan dana untuk korban banjir di NTT yang dipusatkan pada beberapa titik utama jantung kota Nabire, mulai dari lampu merah Kusuma FC, Tugu Cendrawasih dan lampu merah Pantai Nabire.



“Stimulus ini adalah bantuan Pemerintah kepada masyarakat yang berdampak ditengah pandemi Covid-19,” demikian ungkap General Manager (GM) PT PLN Cabang Nabire, Robert Rumsaur di Nabire, pada Rabu (07/04/2021).
Dijelaskan Robert bahwa penerima stimulus listrik dengan skema perpanjangan diskon diantaranya adalah pelanggan subsidi dari masyarakat kurang mampu, yakni pelanggan rumah tangga dengan daya listrik 450 VA dan 900 VA. "Tujuannya adalah untuk meringankan beban masyarakat. Khususnya berkategori ekonomi lemah dan pemberiannya harus tepat sasaran," terang Robert
Robert menambahkan bahwa stimulus sudah diberikan pemerintah sejak maret 2020 silam selama setahun ditengah pandemi hingga maret 2021, khususnya daya 450 VA untuk rumah tangga. Sehingga, pelanggan di Nabire yang mendapatkan gratis pembayaran selama satu Tahun sebanyak kurang lebih 4.000 ribu pelanggan.
"Penerima manfaaf terdiri dari dua jenis yakni yang memiliki meteran lama pasca bayar dan meteran baru pra bayar. teknis pembagian bantuan dalam bentuk stimulus yakni jika meteran lama, maka otomatis ketika rekening baru terbitkan otomatis langsung nihil," jelas Robert.
Sementara untuk listrik prabayar, kata Robert, diberikan berupa token gratis yang disiapkan oleh PLN. Pelanggan tinggal mengambil di kantor layanan. “Pemerintah melihat bantuan masih dibutuhkan masyarakat sehingga memperpanjang selama tiga bulan,” jelasnya.
Kendati demikian, menurut Robert terdapat presentase berbeda dalam pemberian untuk toga bulan ke depan. yakni untuk pelanggan 450 VA yang tadinya gratis hanya diberikan 50%. Untuk pelanggan 900 VA yang sebelumnya mendapat diskon 50%. di april sampai juni 2021 triwulan kedua mendapatkan diskon 20%.
"Misalkan daya 450 VA ketika rekening tagihan diterbitkan sebesar Rp 50.000, maka setelah di sistem otomatis menjadi Rp 25.000 dari diskon 50%. Jadi gratis yang dimaksud adalah 50%, kalau Tahun lalu memang tanpa biaya sama sekali," bebernya
Kepada pelanggan PLN di Nabire, Robert berharap agar bisa memanfaatkan bantuan pemerintah dengan baik. Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk ikut memelihara asset Negara khususnya PLN atau kelistrikan, yakni tagihan rekening lintrik jangan sampai menunggak terupata meter lama atau pasca bayar. Selain itu, jangan sampai terjadi pencurian aliran listrik sebab tentunta akan merugikan Negara.
“Kami harap bantuan ini dimanfaatkan. Juga harus rutin membayar dan tidak sampai menggunakan aliran secara illegal,” harap Rumsaur.
Pada tempat terpisah, salah satu pelanggan PLN di Kampung Bumi Raya, Sumarno, berterima kasih kepada bantuan yang diterima melalui pemberian gratis listrik. Ia mengakuh selama setahun hampir tidak membayar tagihan listriknya. (Red)
Redaktur: Tonchi Numberi

SUARA.NABIRE - Ibadah Perayaan Paskah pada Jemaat GKI Sion Kampung Harapan, Nabire, berlangsung aman dan penuh hikmat, dengan mengusung tema: "Yesus Telah Bangkit" (Markus 16:6b).

Demikian dikatakan AKP Jeffri dalam acara Dialog Interaktif yang diselenggarakan oleh RRI Nabire, pada hari Kamis (01/04/21) pagi.
"Kami Polres Nabire telah melakukan pembagian-pembagian atau ploting personil Polres Nabire dalam pengawasan dan pengamanan di Gereja - Gereja di wilayah hukum Polres Nabire yakni Kabupaten Nabire dan Kabupaten Dogiyai," ungkap Jeffri
Jeffri juga menambahkan bahwa saat pra dan pasca hari Raya Paskah, Polres Nabire akan meningkatkan giat patroli dan sambang ke masyarakat serta peningkatan giat razia agar masyarakat bisa melaksanakan giat ibadah dengan baik.
"Kepada seluruh masyarakat agar jangan takut dan khawatir terkait peristiwa yang terjadi di Makasar dan Jakarta, Polres Nabire hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan nyaman saat kegiatan ibadah perayaan Hari Raya Paskah," demikian himbau AKP Jeffri.
Pantauan awak media, meskipun perayaan Paskah jatuh pada hari Minggu (4/04/2021) mendatang, namun rangkaian acara perayaan Pekan Suci Paskah 2021 sudah dilakukan umat Kristen Protestan dan Katolik sejak Februari 2021.
Terkait kesiapan aparat Polres Nabire menghadapi Pilkada Ulang (PSU) di Kabupaten Nabire, Jeffri mengatakan bahwa pihaknya sudah melaksanakan Cipta Kondisi (Cipkon) Sitkamtibmas di kota Nabire dan juga di beberapa Distrik, seperti Distrik Siriwo dan Distrik Uwapa dengan hasil yang cukup signifikan yang dilakukan dalam pelaksanaan razia miras, sajam dan senmu.
"Untuk Sitkamtibmas Pilkada Ulang Kabupaten Nabire, Polres Nabire berharap kerja sama dengan seluruh stakeholder dan masyarakat bersama-sama menjaga situasi yang aman, sejuk, damai, dan kondusif di Kabupaten Nabire," demikian ungkap Kabag Ops Polres Nabire, AKP Jeffri, mewakili pihak Polres Nabire. (Red-Humas Polres Nabire)

Melalui pesan singkatnya kepada Subbag Humas Polres Nabire, Kapolsek Makimi, AKP Hendry J. Manurung, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan Polsek Makimi melalui Binmas Noken adalah dengan memberikan sarana kontak berupa pupuk sebanyak 100 kg dan obat-obatan guna menunjang kegiatan pertanian tanaman jagung dari kelompok bapak Dikion Wonda yang bertempat di Kampung Legari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
Disamping itu Binmas Noken Polsek Makimi juga memberikan bantuan berupa pupuk padi kepada saudara Dono. "Selain berikan pupuk jagung kepada kelompok bapak Dikion Wonda, kami juga serahkan pupuk jenis urea sebanyak 50 kg kepada kelompok saudara Dono yang berada di Kampung Maidey SP 3, Makimi guna menunjang kegiatan pertanian tanaman padi di lokasi binaan Polsek Makimi," beber Kapolsek Makimi, AKP Manurung.
Kapolsek Makimi menambahkan bahwa kegiatan tersebut adalah untuk membangun kerjasama antara warga dan Polri khususnya Polres Nabire, dalam hal ini Polsek makimi dalam bidang pertanian maupun peternakan dan perikanan.
"Harapan kami kepada para binaan Binmas Noken Polsek Makimi, menumbuhkan semangat dan memberikan dorongan kepada warga untuk melakukan kegiatan positif guna mendukung peningkatan kesejahteraan bagi warga," demikian tutup Kapolsek Makimi. (Red-Humas Polres Nabire)


Ketika ditemui oleh awak media ini, Kepala Pelabuhan Laut Nabire, Jimmy Samori, menyampaikan bahwa pada hari ini tanggal 30 Maret 2021, KM Labobar masuk perdana dan selanjutnya akan berlangsung secara rutin.
Ditambahkan Jimmy bahwa masuknya KM.Labobar juga menandai dengan mulai dioperasikannya Terminal Penumpang Pelabuhan Laut Nabire yang baru diresmikan oleh PLH Bupati Nabire pada tanggal 29 Maret 2021.
"Ini adalah ujicoba untuk melihat bagaimana kapasitas terminal penumpang dan ternyata pengamatan hari ini semua berjalan baik karena kerjasama dan dukungan semua pihak. Baik itu dari teman-teman Satpol PP dan Kepolisian dari Polres dan semua dukungan dari semua pihak, sehingga hari ini kami bisa lakukan pelayanann kepada semua masyarakat, khususnya penumpang yang berangkat dari pelabuhan Nabire," ungkap Jimmy
Jimmy mengharapkan untuk pelayanan penumpang pada jadwal pelayaran berikutnya kiranya bisa berjalan dengan aman, lancar dan tertib seperti pada saat ini.

Jimmy Samori (Kepala Pelabuhan Laut Nabire)
Pada kesempatan yang sama ditempat yang berbeda, M Robby Massie selaku Mualim I Km Labobar, menyampaikan banyak terimakasih kepada Pemerintah Daerah Nabire melalui, Pihak Pelabuhan Laut Nabire yang telah memberikan izin untuk Kapal Pelni Masuk ke Nabire
"Sebetulnya sejak lama kami menantikan agar Kapal-Kapal milik PT Pelni ini bisa masuk Nabire untuk melayani masyarakat di Nabire, karena Nabire ini sebagai daerah penunjang dan penyangga logistik bagi daerah lain yang satu daratan atau berdekatan dengan Nabire," tutur Robby kepada awak media NABIRE.INFO
Namun lanjut Robby, karena situasi pandemi yang mendunia, yaitu covid-19, sehingga semuanya harus mematuhi kebijakan dari setiap masing-masing daerah.

M Robby Massie (Mualim I Km Labobar)
Ketika dikonfirmasi terkait kesiapan dalam penanganan Protokol Kesehatan di dalam Kapal, Robby Massie menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan sterilisasi di atas kapal, mulai dari tangga naiknya penumpang hingga ruangan yang ada di dalam kapal sehingga dapat mencegah penyebaran covid di atas kapal, baik penumpang yang baru naik maupun yang ada diatas kapal.
Dengan mulai dioperasikannya pelabuhan laut Nabire ini, tentu menjadi kegembiraan tersendiri bagi masyarakat Nabire yang selama ini sangat merindukan kehadiran Kapal Putih untuk bisa bepergian, sebagaimana yang diungkapkan oleh salah satu penumpang KM Labobar, Pegasius Lamek Wonaway (21 Tahun).

Pegasius Lamek Wonaway (Salah Satu Penumpang KM.Labobar)
Kepada awak media ini, Pegasius menyampaikan banyak terima kasih dan juga bangga karena dengan dibukanya pelabuhan Laut Nabire maka mempermudah mereka, khusunya yang kebetulan berkuliah di Jayapura.
"Karena selama ini, kami mahasiswa merasa kesulitan untuk berangkat ke kota studi maupun yang mau balik ke Nabire," demikian tutup Pegasius Lamek Wonaway (Red)
Redaktur: Tonchi Numberi

Demikian hal tersebut diingatkan Daniel pada acara tatap muka dalam rangka menyikapi Putusan MK, yang juga diikuti oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), yang diselenggarakan di Aula Sekertariat Daerah Kabupaten Nabire, pada hari Selasa (23/3/21).
"Kami pemerintah daerah mengeluarkan dana untuk Pilkada tahun 2020 sebanyak 56 miliar. Dan saat ini MK sudah membacakan putusan untuk melakukan pemilihan ulang sehingga kami harus melakukan intervensi ulang terutama pada DPT," demikian dikatakan Daniel dalam acara tersebut.
Daniel juga mengatakan bahwa sesuai hasil kesepakatan bersama tanggal 18 Maret 2021 di Polres Nabire untuk menerima apapun putusan MK dan putusan sudah di bacakan oleh MK pada tanggal 19 Maret 2021 sehingga sampai saat ini situasi masih tetap aman kondusif.
"Pemilihan di Kabupaten Nabire harus secara langsung, tidak sistem Noken, sehingga kami berharap kepada para Tokoh dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat kita," pesannya.
Daniel menambahkan bahwa dirinya akan memerintahkan Dinas Dukcapil untuk tidak menerbitkan KTP yang bukan penduduk asli Nabire, dan siapapun Bupati yang terpilih itu lah pemimpin kita di Kab. Nabire.
Menutup amanatnya, Daniel mewakili Pemda Kabupaten Nabire meminta agar semua pihak bisa membantu untuk menjaga jalannya PSU dengan aman
"Kami Forkompinda mohon dukungan dari Bapak/Ibu untuk membantu mengawal dan menjaga jalannya PSU ini agar tetap aman, apabila ada yang membuat keributan, maka saya akan meminta kepada Bapak Kapolres dan Dandim untuk memproses," tutup Daniel Maipon, S.STP., selaku PLH Bupati Kabupaten Nabire. (Red)
Editor: Yubelince Pekey
Postingan Populer
- Realisme Pendidikan:Implikasi Filsafat Realisme dalam Pendidikan
- Keluarga Tebai-Rumbrawer Datangi Polres Nabire, Minta Yakobus Dumupa Segera di Tahan
- Bendera Merah Putih Sepanjang 1000 Meter Berkibar di Kabupaten Nabire, Sambut HUT RI ke-76
- Jaga Kebersihan, Sejumlah Pedagang Kaki Lima Bersihkan Sampah di Pantai Nabire
- Ketua DPC Partai Garuda Siap Kawal Perubahan Untuk Kabupaten Nabire
- Gubernur Papua Lantik Mesak-Ismail Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire
- Diduga Mengalami Pencurian dan Kekerasan, Seorang Kakek Ditemukan Tewas di Jalan Jayanti Nabire
- 123 Mahasiswa Fateksa Uswim di Yudisium, Satu diantaranya adalah Wakil Bupati Dogiyai
- Korlantas Polri Segera Memasang Kamera e-TLE di Seluruh Indonesia
- Fenomena Penampakan Awan Menyerupai Yesus Terjadi di Kota Nabire
Fokus
-
Apakah agamamu? Inilah pertanyaan pertama dan terutama yang harus dijawab jika Anda mau menjadi pemimpin di negara yang syarat dengan syaria...
-
SUARA.NABIRE – Dua pelaku dalam insiden aksi pencurian dan pengeroyokan di depan gedung DPR/MPR yang sempat viral di media sosial akhirnya ...
-
SUARA.NABIRE - Sejumlah pedagang asongan atau pedagang kaki lima yang berjualan di pantai Nabire melaksanakan pembersihan dan pengangkatan ...
-
Kehadiran buku ini bertujuan untuk membekali para guru, instruktur, dan semua pendidik yang bergerak dalam bidang pendidikan, khususnya bagi...


